Latihan Jurus Muay Thai Jakarta Barat di Arena Pertarungan

Menekuni Seni Bertarung Muay Thai – Abad ke-15 menjadi era di mana seni bela diri muay thai Thailand kembali dipopulerkan di negeri Gajah Putih tersebut. Popularitasnya kemudian merambah ke berbagai negara hingga Indonesia.

Pada mulanya duel muay thai hampir selalu menggunakan gerakan yang cenderung sangat keras dan brutal sampai kemudian mengalami perubahan dalam sistem bertarung dengan melibatkan hakim di arena pertarungan berupa wasit yang mengendalikan aturan perkelahian dengan adanya hitungan nilai bagi setiap petarung yang berduel.

Alat pelindung juga menjadi bagian dari keharusan dan wajib dipakai oleh setiap petarung dan menjadi persyaratan keamanan yang digunakan oleh para atlit muay thai untuk menghindari cedera fatal.

Meski telah menggunakan pengaman namun sejatinya olahraga bela diri muay thai tetaplah keras dan memiliki tingkat bahaya tinggi akibat berbagai serangan antar lawan yang dilancarkan. Untuk itu, penguasaan terhadap teknik dan gerakan muay thai sanga penting dipelajari supaya para penggiat olahraga ini bisa menggunakan jurus muay thai dengan tepat saat bertanding.

Setiap gerakan dan teknik muay thai yang dipelajari berfokus pada latihan yang mendasar dan diterapkan oleh siapa saja yang menekuni seni bela diri tanpa senjata ini termasuk di perguruan muay thai jakarta barat dan perguruan lainnya.

Berlatih gerakan dasar dalam muay thai dapat berkonsentrasi pada beberapa teknik dasar kuda-kuda dengan mempelajari gerakan sempurna kuda-kuda bagi setiap petarung menjadi hal dasar yang harus dikuasai.

Kuda-kuda memiliki peran yang sangat penting agar bisa menciptakan fostur seimbang ketika beraksi muay thai. Perlindungan diri akan dapat dilakukan lebih efektif ketika menyambut serangan pukulan lawan dan begitu juga saat memberikan pukulan balasan pada lawan.

Penguasaan kuda-kuda bisa diterapkan melalui kelenturan tubuh. Oleh karenanya gerakan tepat dalam pemanasan sebelum mulai berlatih menjadi hal wajib untuk dilakukan. Diantara gerakan pemanasan yang bisa dilakukan adalah:

a. Merentangkan kaki dengan posisi terbuka (selebar pinggul) dan atau menekuk sedikit lutut sebagai tumpuan dengan pusat peregangan pada bahu. Pilih kaki yang lebih agresif dan kuat lalu posisikan pada bagian belakan tubuh agar bisa melakukan tendangan serangan yang lebih bertenaga ketika mendapatkan timing menyerang.

b. Mengencangkan otot di area perut sedikit saja dan tidak berlebihan agar nafas tetap teratur dan tidak terhambat. Dengan sedikit mengencangkan otot di bagian perut akan lebih mempersiapkan perut dalam menghadapi pukulan lawan.

c. Melindungi wajah dengan posisi tangan paling kuat membentengi area wajah namun tetap siap bergerak melakukan serangan. Tangan yang satunya diposisikan lebih maju ke depan dan berada pada posisi sejajar dengan hidung.

d. Menekuk ke bawah bagian dagu seperti setengah menunduk untuk menghindari hantaman di area hidung dan mata yang mengakibatkan lebam.

e. Melakukan gerakan yang berubah-ubah untuk membuyarkan fokus lawan sehingga tidak bisa memprediksi serangan anda.

Dengan mempelajari posisi dasar dan kuda-kuda akan memberikan kesiapan lebih baik dalam posisi defense, attack atau gerakan membuyarkan perhatian lawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *